Team Kami

img

Moses Mayer

Founder and President of SampahLink

Sejak kecil, remaja kelahiran tahun 2002 di Jakarta ini telah menunjukkan bakat dan kecerdasannya, terutama untuk hal-hal yang berhubungan dengan angka dan penyelesaian masalah. Perkenalannya dengan kompetisi matematika dimulai sejak Moses berusia 9 tahun, di mana dia mendapatkan medali di kompetisi matematika di Beijing, Cina. Sejak itu kiprah Moses di lomba dan  olimpiade matematika semakin berkembang baik nasional mau pun internasional. Moses meraih medali-medali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang matematika tingkat SMP maupun SMA. Moses juga banyak mewakili Indonesia dalam kompetisi/olimpiade internasional seperti di Rumania, Hong Kong, Singapura, Cina, Kazakhstan, dan negara lainnya di mana Moses mendapatkan banyak medali dan penghargaan di kompetisi/olimpiade tersebut. Hingga akhirnya saat ini, selain matematika, Moses juga mengembangkan minatnya pada bidang komputer/informatika secara kompetitif.

Jiwa sosial/kemanusiaan dalam diri Moses mendorongnya untuk menggunakan bakatnya untuk berbuat lebih lagi terhadap masyarakat. Moses merasa di dunia matematika dan komputer yang dia minati, dia dapat berkarya bukan hanya melalui olimpiade/kompetisi. Moses mulai menaruh minat pada penelitian/research. Moses mendapatkan kesempatan untuk melakukan penelitian di bawah bimbingan Prof. Carl Yerger dari Davidson College - Amerika Serikat pada tahun 2017. Kesempatan ini digunakan Moses untuk menjawab tantangan jiwa kemanusiaannya. Moses menghasilkan karya penelitian yang meneliti bagaimana salah satu model dalam matematika, Game Theory, dapat digunakan dalam menangani permasalahan polusi di Indonesia. Penelitian tersebut membawa Moses pada ide “SampahLink”. Moses mendirikan SampahLink, sebuah organisasi sosial yang bertujuan meningkatkan daur ulang sampah, penanganan sampah daur ulang, serta membantu meningkatkan taraf hidup para pemulung sampah yang merupakan “pahlawan tanpa tanda jasa”.

Moses menggunakan ilmu dan bakatnya dengan menciptakan aplikasi SampahLink dan website SampahLink untuk menjalankan program sosial SampahLink.
Kecintaan Moses pada sains mendorong Moses menerima jabatan sebagai CEO DeltaLab, sebuah kegiatan sosial yang memperkenalkan STEM (Science, Technology, Engineering dan Mathematics)  dan memberikan kegiatan experiment STEM pada anak-anak di komunitas ekonomi kurang mampu. Moses juga menjadi pembicara di acara-acara seperti TedXtalks, “Why STEAM” di @america, dll, di mana Moses menjelaskan tentang peran dan fungsi Matematika yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Moses hingga saat ini masih terus mengembangkan dirinya untuk berkarya bagi masyarakat dan negaranya. Selain tetap aktif dalam kompetisi matematika dan ilmu komputer/informatika, Moses akan mengikuti program research di Amerika pada musim panas 2018 , untuk menggali lebih jauh hal-hal yang dapat dikembangkan untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Moses percaya bahwa Matematika dan komputer bukan merupakan masalah, tetapi memberikan solusi atas masalah yang ada.

img

Gabriella Gwen

Co-Founder and Vice President

img

Wie Tjio

Outreach Director

img

Akhmad Rondhi

SampahLink Troop Jakarta Area Representative

img

Mohammad Mustaqin

SampahLink Troop West Java Area Representative